Bener Gak sih Minum Susu Bikin Tambah Tinggi? Simak Penjelasan Ini

Detik Detik Kasus - Masih ingatkah Anda ketika memberi susu pada anak, selalu memberi embel-embel tumbuh tinggi atau memiliki tinggi yang ideal? Tapi, apakah benar susu bisa membuat anak Anda lebih tinggi?
Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, guru besar pangan dan gizi IPB, punya penjelasannya untuk Anda.
"Susu itu adalah pelengkap dari makanan sehat yang kita konsumsi, tetapi tetap bahwa sumber gizi utama itu bersumber dari makanan. Susu itu adalah kontributor kalsium yang utama, jadi kalau anak itu mau minum susu, maka pertumbuhan tulang akan baik, dan itu akan menopang tinggi badannya," katanyakepada AkuratHealth di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Dirinya juga mengatakan, bahwa susu itu yang diandalkan adalah kalsiumnya. Memang, kalsium dari sumber yang lain bisa ditemukan, salah satunya dari bayam. Tapi menurutnya, kalsium terbaik yang daya serapnya tinggi itu terdapat disusu.
Dirinya menegaskan, minum susu itu dari lahir sampai liang lahat. Jadi tidak tepat sebenarnya berhenti mengonsumsinya di usia lima tahun, seperti yang masih banyak dilakukan orangtua.Tabungan akan kalsium itu bertahan terus sampai 35 tahun, baru setelah itu fase pemanfaatan. Karena ketika fase tersebut, kalsium yang masuk lebih sedikit sampai orang mengalami keropos tulang.
"Tetapi kalau usia lima tahun berhenti menyusu, tabungannya itu tidak ada. Kalau tabungannya tidak ada, maka keropos tulang akan datang lebih cepat, atau diusia muda. Jadi susu ini sangat berpengaruh pada tulang, termasuk tinggi badan karena tinggi badan ditopang oleh pertumbuhan tulang yang baik," jelasnya.
Beberapa penelitian juga mengungkapkan, bahwa konsumsi susu berhubungan dengan tinggi badan. Susu merupakan salah satu sumber zat gizi penting yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. 
Tetapi perlu diingat, tentu saja orang tidak akan tumbuh bagus kalau hanya dengan minum susu saja. Karena protein sebagai penumbuh tinggi badan bisa datang tidak hanya dari protein hewani seperti daging, telur, tetapi juga bisa dari kacang-kacangan, dan sebagainya. Nah balik lagi kepada gizi seimbang, semua kebutuhan tubuh bisa terpenuhi bila konsumsi asupan gizinya seimbang.

Sumber : Akurat.co

Komentar